fbpx
ArtikelHealth

Virus Corona serang Indonesia, Presiden Jokowi Himbau Masyarakat Tidak Panik

Kumkel.com – Presiden Joko Widodo telah mengumuman perihal perkembangan Virus Corona di fanspage resminya. Dalam isi tulisan di fanspage resmi Presiden Joko Widodo menyatakan terdapat dua WNI terkena Virus Corona.

Dua orang penderita Virus Corona ini adalah perempuan yang berusia 64 dan 31 tahun. Dua penderita ini merupakan seorang Ibu dan Anaknya yang bertempat tinggal di Depok, Jawa Barat.

Diduga, awal mula mereka terkena virus ini karena Anak perempuannya (31) dan Warga Negara asal Jepang berdansa bersama. Diketahui bahwa WNA asal Jepang ini merupakan sahabat karib dari anak perempuannya. Si Anak tidak mengetahui jika sahabat jauhnya ini sudah terjangkit Virus Corona.

WNA asal Jepang ini menetap di Malaysia, dan dirinya terdeteksi terkena Virus Corona saat akan kembali ke Malaysia.

Sejauh ini, kedua pasien penderita Virus Corona sudah ditangani dengan baik oleh pihak medis di Rumah Sakit Jakarta Utara.

Menteri Kesahatan, Terawan Agus Putranto juga membenarkan kabar Virus Corona yang menyerang WNI asal Depok tersebut.

Dari informasi yang beredar, WNA asal Jepang ini sempat di rujuk ke Rumah Sakit pada tanggal 14 Februari karena batuk – batuk. Di tanggal 26 Februari, dirinya pulang karena merasa sudah baikan.

Namun, sebelum WNA asal Jepang ini dirawat di Rumah Sakit, dirinya pernah melakukan dansa dengan Si Anak perempuan tersebut.

Setelah dirinya pulang ke Malaysia, ternyata sudah terjangkit Virus Corona. Kemudian WNA Asal Jepang ini menghubungi sahabatnya itu. Setelah mendapat kabar, kedua WNI melakukan check up dan memberitahukannya pada dokter.

Di hari Selasa (03/03/2020) Presiden Joko Widodo mengumumkan melalui fanspage resminya, bahwa masyarakat dihimbau untuk tidak terlalu panik sampai menimbun kebutuhan pokok.

Pasalnya, di negara lain seperti Autralia, Italia, Iran, dan lainnyapun para penderitanya dapat sembuh total karena penanganan medis. Ini dikarenakan Virus Corona termasuk jenis flu. Jadi tidak perlu terlalu panik.

Yang ditakutkan adalah jika masyarakat terlalu panik, maka banyak para oknum nakal yang memanfaatkan fenomena ini sebagai ladang rupiah. Banyak hoax beredar mengenai virus ini, bahkan beberapa oknum ditangkap karena menyebarkan hoax tentang virus ini.

Para penimbun pun berkeliaran, mereka menjual masker dengan harga sangat tinggi dan mengklaim bahwa masker tersebut stoknya sedikit. Tak tanggung – tanggung, mereka memiliki akun palsu hingga puluhan jumlahnya untuk mengelabuhi korbannya. Beberapa oknum nakal tersebut sudah ditangkap oleh pihak polisi.

Gejala Virus Corona

Tak disangka, ternyata Virus Corona ini dapat masuk ke wilayah Indonesia. Padahal kabar beredar bahwa Negara lain sempat heran karena Negara Indonesia tidak terkena Virus Corona. Maka dari itu, kita juga wajib waspada. Berikut ini adalah gejala dari Virus Corona, diantaranya :

1. Demam

Demam yang tinggi secara tiba – tiba perlu diwaspadai. Pasalnya Virus Corona  juga ditandai dengan adanya demam tinggi. Meskipun skalanya kecil, namun beberapa penderita Virus ini awalnya mengalami demam yang tinggi terlebih dahulu, barulah gejala lain muncul.

2. Merasa Lelah

Pernahkah anda merasa lelah? Jika pernah, mungkin itu hal yang wajar karena rutinitas anda yang terlalu banyak. Namun, bagaimana jika kelelahan datang secara tiba – tiba padahal anda tidak melakukan rutinitas apapun ? Perlu diwaspadai. Virus Corona muncul dengan ditandai rasa lelah yang amat di sertai demam yang tinggi.

3. Batuk Kering

Batuk kering cukup mengganggu aktivitas banyak orang, bukan hanya penderitannya tetapi juga orang di sekitarnya. Virus Corona paling umum ditandai dengan munculnya demam bersamaan dengan batuk kering.

Batuk kering pada penderita virus ini hingga mengalami sesak nafas, meskipun sudah mengambil nafas dalam – dalam.  Berbeda dengan penderita Bronchitis, para penderita virus ini akan mengalami sesak nafas mendadak.

4. Nyeri Otot

Nyeri otot sebenarnya tak harus ditandai munculnya virus ini. Nyeri otot bisa juga muncul saat anda terkena cidera ataupun karena usia sudah tak lagi muda.

Namun, jika dibarengi dengan gejala – gejala di atas, maka anda perlu waspada. Nyeri otot pada penderita Virus Corona juga bersamaan dengan munculnya kesulitan bernafas secara mendadak.

Gejala di atas merupakan gejala yang sudah diteliti oleh pihak Rumah Sakit Zhongnan, Universitas Wuhan.

Ancel Meyers, ahli epidomiologi di Universitas Texas menyatakan bahwa penderita Virus ini tak selamanya akan mengalami gejala di atas. Bahkan, beberapa pasien tidak merasakan apapun selama 5 hari setelah dicek ternyata terjangkit virus ini.

Kesehatan para penderita virus ini akan cepat memburuk saat sudah muncul gejala – gejalannya secara mendadak.

Pola Virus Corona

Awalnya, pasien akan mengalami demam hebat hingga merasa tulang – tulangnya nyeri dan tiba – tiba batuk – batuk. Beberapa juga ada yang mengalami diare hingga muntah – muntah di hari berikutnya.

Setelah gejala tersebut sudah berlangsung selama 5 hari, maka penderita akan merasa sulit bernafas. Kesulitan bernafas ini umumnya diderita oleh pasien yang memiliki usia sudah cukup tua.

Sindrom akan muncul dihari ke – 8, sehingga pasien akan mengalami gangguan pernafasan yang cukup parah. Hal ini dikarenakan cairan sudah mengumpul di paru – paru pasien.

Jika saat gejala muncul sudah ditangani oleh medis, maka dihari ke – 17 sudah dapat pulih kembali.

Saat ini, tingkat kematian dikarenakan Virus Corona baru mencapai 2%. Maka dari itu, masyarakat diharapkan tidak terlalu panik.

Tetaplah menggunakan masker saat bepergian dan selalu cuci tangan setelah menyentuh apapun, terutama saat menggunakan fasilitas umum. (YM)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close