fbpx
ArtikelProductivity

Penulis Newbie, Ketahui 7 Prosedur Cara Membuat Artikel Berkualitas

Jika saat ini Anda sedang mencari informasi cara membuat artikel, maka prosedur yang akan Anda temukan harus berupa urutan. Mengapa demikian? Karena membuat artikel tidak bisa dilakukan secara instan dan hasilnya langsung tampak bagus begitu saja.

Sebab dalam pembuatannya memang dibutuhkan proses. Antara satu proses dengan lainnya membutuhkan satu sama lain sehingga bisa mewujudkan satu kesatuan artikel yang sebagaimana mestinya. 

Mengetahui beberapa hal tentang artikel juga memudahkan siapapun yang ingin membuatnya. Mereka yang sebelumnya sama sekali belum pernah membuat artikel, pasti akan lebih mudah memahami prosedur bagaimana cara membuat artikel. Sudah tahukah Anda apakah itu sebenarnya artikel?

Artikel merupakan sebuah tulisan yang di dalamnya ada informasi yang bisa diambil. Artikel memiliki beberapa jenis yang mana tujuannya berbeda-beda. Ada yang tujuannya alami untuk memberikan informasi kepada pembacanya, ada yang untuk mengajak pembaca melakukan sesuatu, dan tujuan-tujuan lain yang akan dijelaskan lebih lengkap selanjutnya. 

Untuk saat ini artikel kebanyakan dibuat untuk kebutuhan dunia internet atau online. Dahulu memang artikel sering dibuat untuk kebutuhan di dunia nyata atau offline, seperti misalnya untuk konten di dalam majalah, koran, tugas sekolah, atau sekedar bacaan masyarakat. Namun sekarang ini kebutuhan akan artikel semakin besar, karena hampir setiap website yang ada di internet memiliki konten artikel.

Artikel yang ada di internet tetap bisa disebut sebagai artikel, hanya saja mempublikasikannya dilakukan secara online. Mengetahui bagaimana cara membuat artikel juga bisa membuat Anda lebih memahami hal ini. 

Urutan Cara Membuat Artikel

Setelah berkenalan lebih banyak dengan artikel, selanjutnya akan dibahas bagaimana cara membuatnya. Sekali lagi, informasi cara membuat artikel yang diberikan merupakan sebuah urutan atau prosedur. Sebaiknya Anda pahami satu per satu prosedur baru mencobanya. 

1. Menentukan Topik

Mungkin sebelumnya Anda menebak bahwa urutan pertama dalam cara membuat artikel adalah untuk menentukan judul. Padahal judul ditentukan nanti setelah beberapa urutan telah dilakukan. Hal pertama yang harus dilakukan dalam pembuatan artikel adalah untuk menemukan topik. Jika topik saja belum didapatkan, lantas apa yang akan dibahas di dalam artikel?

Penulis Newbie, Ketahui 7 Prosedur Cara Membuat Artikel Berkualitas Image 002
Urutan Cara Membuat Artikel yang Pertama: Membuat Topik

Topik ini bisa dibuat dengan beberapa pertimbangan. Jadi anda membuat artikel untuk tugas sekolah atau tugas kuliah bisa saja untuk memenuhi kebutuhan sayembara atau mungkin untuk kebutuhan membagikan informasi kepada orang lain. Mereka yang membuat artikel untuk memberikan informasi kepada orang lain biasanya memilih topik yang telah mereka kuasai. 

Seperti misalnya ada seseorang yang berpengalaman di bidang pariwisata, mungkin artikel yang akan ia buat adalah artikel-artikel yang bertemakan pariwisata. Ini juga berlaku untuk mereka yang berpengalaman atau menguasai bidang lain. Namun tetap tidak menutup kemungkinan artikel yang dibuat adalah artikel dengan topik yang kurang dikuasai oleh penulis.

Maka dari itu, pada langkah ini sebaiknya ketahui apa yang akan dibahas. Coba tanyakan kepada diri sendiri apa yang ingin Anda sampaikan kepada pembaca. Jika Anda menemukan beberapa hal sekaligus yang ingin disampaikan, maka sebaiknya catat saja terlebih dahulu supaya tidak lupa. 

2. Mengamati dan Memodifikasi

Setelah menemukan topik yang ingin dibahas rupanya Anda masih ragu untuk memulai Menulis artikel. Masih merasa tabu dan awam serta bingung memulai dari mana. Ini sebenarnya bisa dimaklumi apalagi untuk anda yang sebelumnya belum pernah membuat artikel. 

Setelah menemukan topik, selanjutnya lakukan pengamatan pada artikel lain. Sudah pasti tidak akan kesulitan menemukan artikel dengan topik yang sama dengan yang akan Anda bahas. Anda hanya perlu mengetikkan topik tersebut ke mesin pencarian dan akan ditemukan banyak sekali artikel di sana. 

Pada langkah Ini berikan waktu luang untuk menyimak, sehingga Anda bisa mengamati apa yang dibutuhkan. Dengan mengobservasi artikel-artikel yang serupa, Anda telah mendapatkan inspirasi untuk membuat artikel. Sebenarnya artikel yang dibuat bisa saja cukup mirip dengan artikel yang sudah Anda jadikan inspirasi. Hanya saja, tidak mungkin jika Anda akan membuat artikel yang sama persis. Maka dari itu, pada langkah ini Anda tidak hanya mengamati saja melainkan juga untuk memodifikasi. 

3. Menulis Artikel

Anda sudah memiliki topik yang akan dibahas telah mengerti artikel-artikel yang hampir serupa dan telah mencatat apa saja yang harus di modifikasi. Pada langkah ini anda akan Menulis artikel. Pastikan anda bisa benar-benar fokus pada topik yang ingin dibahas. Salah satu hal yang membuat artikel memiliki nilai minus adalah pembahasan yang yang bertele-tele. 

Penulis Newbie, Ketahui 7 Prosedur Cara Membuat Artikel Berkualitas Image 004
Cara Membuat Artikel yang Tidak Bertele-tele

Boleh-boleh saja membuat artikel hingga sepanjang 1000 sampai 2000 kata atau mungkin lebih, namun pastikan untuk tidak bertele-tele dalam menyampaikan informasi. Pembaca artikel mau membaca artikel karena mereka membutuhkan informasi.

Jika mereka tak kunjung menemukan informasi yang mereka butuhkan, maka akan mengecewakan bukan? Umumnya satu kesatuan artikel terbagi menjadi tiga bagian, yaitu pembuka, isi, dan penutup. 

4. Menambahkan Foto Pendukung

Anda tahu Betul apa Informasi yang disampaikan pada artikel tersebut. Cara membuat artikel yang selanjutnya akan semakin menyempurnakan artikel yang telah dibuat. Cara selanjutnya adalah untuk menambahkan foto pendukung. Foto pendukung adalah foto yang bisa menginterpretasikan pembahasan yang ada di sana. 

Foto pendukung ini bisa berupa foto yang telah Anda buat sendiri sebelumnya. Juga bisa berupa foto yang didapatkan di internet, baik yang memiliki hak cipta maupun yang tidak. Jika foto yang ditambahkan memiliki hak cipta, sebaiknya Anda menambahkan sumbernya. Namun Anda juga bisa menambahkan foto yang tidak memiliki hak cipta. 

5. Membaca Artikel

Jika foto sudah ditambahkan cara membuat artikel yang selanjutnya adalah untuk membaca artikel yang telah anda buat sendiri. Bacanya Anda akan menemukan berbagai kekurangan yang bisa segera diperbaiki. Bukan penulisannya salah kata yang kurang tepat apa kesalahan-kesalahan lainnya bisa segera Anda sadari.

Melakukan langkah ini juga bisa memudahkan langkah selanjutnya. Siapa sangka, di dunia kepenulisan, membaca ulang artikel adalah keahlian yang dibutuhkan semua orang.

6. Membuat Judul

Anda telah membuat artikel dan telah membacanya kembali cara selanjutnya adalah untuk membuat judul. Di awal artikel cara membuat artikel ini telah dikatakan bahwa membuat judul seharusnya dilakukan setelah beberapa urutan. Sengaja demikian, karena Anda lebih bisa membuat judul yang benar-benar menginterpretasikan keseluruhan artikel jika judul dibuat setelah beberapa urutan.

Untuk membuat judul sebaiknya Anda tidak membuatnya terlalu panjang, dan terdiri dari kata-kata yang menarik perhatian orang untuk membacanya. 

7. Melakukan Revisi, Jika Dibutuhkan

Masih ragu dengan artikel yang telah Anda buat? Atau ingin menyesuaikannya dengan peraturan yang Anda terima untuk membuat artikel tersebut? Jika demikian, maka cek keseluruhan artikel dan lakukan revisi jika memang dibutuhkan. Revisi yang dibutuhkan biasanya berupa penyesuaian layout. 

Bisa juga berupa revisi yang diminta oleh pihak di mana Anda mengumpulkan artikel tersebut. Jadi, revisi ini tak melulu dilakukan serta merta oleh kehendak anda sendiri. Tujuannya tentu saja supaya artikel yang telah Anda buat semakin sempurna.

Ciri-Ciri Artikel

Dalam informasi cara membuat artikel ini Anda akan bertemu dengan istilah contentwriting dan copywriting. Keduanya sama-sama memiliki unsur kata ‘writing’ yang artinya menulis. Contentwriting adalah kepenulisan artikel untuk kebutuhan konten, sedangkan copywriting adalah kepenulisan yang dikomersilkan. 

Mengerti cara membuat artikel saja mungkin membuat Anda penasaran apa perbedaan dari kedua istilah ini. Mungkin sebelumnya Anda telah sering mendengar dua istilah ini dan masih belum tahu apa artinya masing-masing. Supaya Anda lebih mengenal apa saja ciri-ciri artikel, simak perbedaan antara contentwriting dengan copywriting berikut. 

Content writingCopywriting
Membutuhkan wawasan SEO dalam pembuatannyaTidak terlalu membutuhkan wawasan SEO dalam pembuatannya
Cenderung berfungsi sebagai informasi sepenuhnyaCenderung berfungsi sebagai informasi sekaligus persuasi
Membutuhkan kreativitas standarMembutuhkan kreativitas tinggi
Membutuhkan kemampuan menulisMembutuhkan kemampuan menulis
Tidak harus dibuat dengan pengetahuan user experience, namun akan jadi nilai lebih jika adaHarus dibuat dengan pengetahuan user experience
Ada banyak jenisnyaHanya ada satu jenis
Bisa dibuat tulisan pendek hingga panjangHanya dibuat sebagai tulisan pendek
Perbedaan / Ciri-ciri Artikel Content Writing dan Copywriting

Sebagai tambahan informasi, contentwriting dan copywriting dilakukan oleh orang yang berbeda dengan skill yang berbeda pula. Seperti namanya, contentwriting biasa dilakukan oleh content writer sedangkan copywriting biasa dilakukan oleh copywriter. Jika Anda mencari lowongan yang serupa, maka akan ada lowongan untuk content writer juga akan ada lowongan untuk copy writer. Sebab memang untuk mewujudkan keduanya dibutuhkan skill dan pengalaman yang berbeda. 

Penulis Newbie, Ketahui 7 Prosedur Cara Membuat Artikel Berkualitas Image 006
Mengetahui Ciri-cirinya Sebagai Langkah Penting Cara Membuat Artikel

Kini Anda sudah tahu bagaimana cara membuat artikel dari awal sampai akhir. Ciri-ciri artikel yang membedakannya dengan copywriting pun juga telah Anda ketahui. Apakah setelah ini Anda siap untuk membuat artikel sendiri? (SR)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button