fbpx
Artikel

Peralatan Dari Tanah Liat yang Sering Digunakan Dalam Bekerja

Ada beberapa peralatan dari tanah liat yang masih sering digunakan untuk beraktivitas dan bekerja. Pada dasarnya, ‘peralatan’ adalah benda yang fungsinya untuk memudahkan aktivitas manusia. Peralatan bisa dibuat dari material apa saja, seperti misalnya logam, kayu, dan tanah liat.

Berikut akan dibahas apa saja peralatan dari tanah liat yang masih digunakan sampai saat ini, teknik-teknik pembuatan benda dari tanah liat, hingga masalah yang mungkin muncul.

Contoh Peralatan dari Tanah Liat

Peralatan dari tanah liat yang akan disebutkan ini dikelompokkan berdasarkan fungsi lebih spesifik. Berikut pengelompokannya dan nama alatnya.

1. Alat Masak

Di kelompok alat masak, ada cobek untuk membuat sambal, tungku untuk membakar atau memanaskan, anglo untuk mengasapi, bakaran untuk membakar sate supaya lebih mudah, dan ada juga kendi yang digunakan untuk memanaskan air.

2. Alat Makan dan Minum

Peralatan Dari Tanah Liat Untuk Minum
Peralatan Dari Tanah Liat Untuk Minum

Dari deretan benda tanah liat untuk alat makan, masih digunakan tanah liat untuk membuat piring, gelas, mangkok, dan kendi untuk menyimpan air. Banyak yang menilai bahwa kendi bisa membuat air yang ada di dalamnya terasa lebih segar.

Hal ini menjadi alasan kuat bahwa orang zaman dahulu menggunakan alat makan ini untuk menyimpan air dan dibawa ke sawah sebagai bekal. Sampai saat ini pun masih ditemui keluarga yang menggunakan kendi tanah liat untuk menyimpan air minum.

3. Alat Penyimpan Uang

Tabungan tanah liat atau yang biasa disebut ‘celengan’ masih eksis sampai sekarang ini. Meskipun sudah ada bank sebagai pihak yang memudahkan urusan menyimpan uang, celengan bisa melatih anak-anak untuk menabung sejak dini. Celengan ada yang terbuat dari logam dan ada yang dari plastik. Serta tentunya, juga masih banyak yang dibuat dengan tanah liat.

4. Alat Berkebun

Alat berkebun yang terbuat dari tanah liat adalah pot. Pot akan terkesan lebih klasik jika dibuat dari tanah liat. Meski di zaman sekarang ini juga banyak pot yang terbuat dari plastik, pot tanaman dengan tanah liat masih dicari banyak orang.

5. Alat Penyimpan Air

Kendi yang berukuran kecil digunakan untuk menyimpan air minum. Namun jika ukurannya besar, peralatan dari tanah liat ini biasa digunakan untuk menyimpan air wudhu. Air wudhu yang digunakan untuk beribadah memang seharusnya berasal dari air mengalir, bukan air yang sudah ada dalam bak atau ember. Karenanya, digunakan kendi supaya lebih hemat listrik.

Teknik Pembuatan Peralatan dari Tanah Liat

Tanah liat yang ingin diubah menjadi sebuah benda harus diolah terlebih dahulu. Cara mengolahnya bisa dengan memilih salah satu teknik mengolah tanah liat. Sejauh ini diketahui ada enam teknik yang bisa dipilih. Berikut adalah enam teknik pengolahan tanah liat menjadi benda.

Teknik Cor

Dibutuhkan sebuah cetakan untuk bisa mengolah tanah liat dengan teknik ini. seperti namanya, teknik cor akan membuat pembuat benda tanah liat menuangkan tanah liat ke dalam cetakan. Cetakan yang digunakan berbentuk sesuai dengan bentuk dari peralatan tanah liat yang ingin dibuat.

Cetakan yang dimaksud ini tentunya terlebih dahulu dibuat sebelum digunakan. Untuk membuatnya, digunakan bahan gips karena bahan ini sifatnya bisa menyerap air lebih cepat. Tanah liat yang akan diolah dengan teknik ini harusnya bersifat lebih cair supaya lebih mudah terbentuk dalam cetakan.

Teknik Cetak Tekan

Tanah liat yang diolah menjadi benda dalam skala atau jumlah banyak, akan dibuat dengan teknik cetak tekan. Teknik cetak tekan memberikan kesempatan pada pembuatnya untuk membuat banyak benda tanah liat dengan bentuk yang sama dan dengan waktu yang lebih singkat.

Teknik Putar

Peralatan Dari Tanah Liat yang Dibuat Dengan Teknik Putar
Peralatan Dari Tanah Liat yang Dibuat Dengan Teknik Putar

Teknik ini diaplikasikan menggunakan alat putar elektrik atau subang pelarik. Teknik ini dilakukan jika benda yang dibuat berbentuk bulat atau silindris. Karena benda yang berbentuk demikian namun tidak dibuat dengan teknik ini, akan sulit untuk membuat benda tersebut seimbang.

Benda atau alat yang dibuat dengan menggunakan teknik ini antara lain kendi dan guci yang bulat, cobek, piring, dan benda dari tanah liat lainnya yang alasnya berbentuk bulat.

Teknik Pilin

Teknik yang satu ini biasa digunakan untuk membuat hiasan pada peralatan dari tanah liat yang dibuat. Seperti namanya, tanah liat akan dipilin dengan panjang dan pilinan yang ukurannya disesuaikan dengan keinginan. Setelah selesai dipilin, sesegera mungkin ditempelkan pada benda yang ingin dihias, diposisikan bentuknya, dan baru masuk ke tahap selanjutnya supaya bisa menempel dengan baik.

Teknik Pinching

Teknik pinching digunakan untuk membuat benda yang bentuknya tak beraturan. Pinching atau mencubit akan dilakukan pada tanah liat dan dibentuk bentuk yang diinginkan. Dengan teknik ini, mau se tak beraturan appaun benda yang dibuat, sifatnya akan tetap kuat.

Untuk mengaplikasikan teknik ini, diawali dengan mengambil segumpal tanah liat secukupnya, ngulet-ulet dengan ibu jari sampai terbentuk bentuk yang diinginkan, barulah diolah dengan step selanjutnya supaya kering dan terhias.

Teknik Lempeng

Peralatan dari tanah liat yang berbentuk kubistis dan permukaannya harus serata mungkin akan dibuat dengan teknik lempeng. Sebab memang dengan teknik ini, bisa didapatkan benda tanah liat yang benar-benar rata permukaannya. Supaya bisa didapatkan benda tanah liat dengan sifat ini, akan dibutuhkan rol kayu penggilas.

Rol kayu penggilas ini digunakan untuk meratakan, setelah semua bagian rata permukaannya, barulah tanah liat bisa dipotong dengan pisau atau dengan kawat.

Masalah yang Mungkin Muncul Ketika Mengolah Tanah Liat

Sudah diketahui teknik apa saja yang bisa digunakan untuk membuat atau mengolah tanah liat menjadi peralatan dari tanah liat. Namun pada prakteknya, ketika teknik-teknik tersebut diaplikasikan, tetap ada kemungkinan terjadi masalah. Masalah dalam pengolahan tanah liat bisa berupa tanah liat yang terlalu gelap, terlalu terang, berpasir, terlalu lengket, dan masalah-masalah lainnya.

Supaya tanah liat yang diolah menjadi benda menghasilkan benda yang sempurna, dibutuhkan sebuah solusi. Berikut adalah beberapa masalah yang mungkin terjadi ketika mengolah tanah liat disertai dengan solusinya.

MasalahSolusi
Warna tanah liat terlalu terang atau terlalu mudaMenambahkan bahan-bahan pewarna supaya lebih gelap atau sesuai yang diinginkan
Warna tanah liat terlalu gelapMenambahkan tanah liat dengan warna yang lebih muda, mengganti dengan fireclay, atau mengurangi bahan pewarna
Tanah liat mengkaca pada suhu rendahMenambahkan kaolin/silika/kuarsa
Tanah liat yang sudah dibakar bersifat rapuhMenambahkan kaolin/silika/kuarsa, membakar di suhu yang lebih rendah
Penyusutan tinggiMengurangi earthenware kemudian menambahkan fireclay
Kurang plastisMenambahkan bentonite
Tanah liat terlalu berpasirMenyaring tanah liat terlebih dahulu sebelum diolah
Tanah liat terlalu lengkeyMenambahkan fireclay
Masalah yang Mungkin Muncul Ketika Mengolah Tanah Liat

Kesimpulan

Peralatan Dari Tanah Liat yang Dihhias
Peralatan Dari Tanah Liat yang Dihhias

Ternyata benar adanya masih ada peralatan dari tanah liat yang masih digunakan di zaman modern ini. Dengan mengetahui teknik pembuatannya dan mengetahui solusi atas masalah yang mungkin terjadi, alat-alat di atas sudah bisa dibuat segera. 

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button