fbpx
ArtikelHow To

Pensiun Dini, Inilah 5 Tips Mempersiapkannya

Pensiun dini mungkin bagi beberapa orang adalah tujuan utama dari pekerjaan yang mereka lakukan saat ini, atau malah sebaliknya merupakan sebuah mimpi buruk.Sebagian menilai bahwa pasti akan terasa menyenangkan jika bisa mengajukan pensiun lebih dini dan mendapat uang pensiun yang bisa digunakan untuk berliburan ke luar negeri. Padahal di sisi lain, ada juga orang yang menghindari jenis pensiun ini dengan alasan masih betah atau nyaman dengan pekerjaannya yang sekarang.

Pengertian Pensiun Dini

Pensiun dini merupakan pensiun yang waktunya lebih cepat atau orang yang keluar dari pekerjaanya atas keinginannya sendiri sebelum masa pensiunnya. Berapa selisih waktu antara waktu keluarnya seseorang dari pekerjaannya dengan usia pensiun yang diberlakukan bisa bebas. Orang bisa minta pensiun lebih dini di usia 52 tahun padahal usia pensiun dari tempat kerjanya adalah 55 tahun. Bisa juga orang yang baru berusia 30 an sudah mengajukan pensiun lebih dini yang mana padahal batas usia pensiun adalah 50 an tahun.

Ada beberapa sebab yang menjadi alasan para pekerja tertarik dengan pensiun jenis ini. Ada yang ingin pensiun ini karena sudah jenuh saja pada pekerjaannya, ada yang mengajukan pensiun ini karena perusahaannya akan memusat di satu daerah saja, bahkan ada juga yang mengajukan pensiun ini karena sakit. Tentu saja ada perundangan yang mengatur jenis pensiun ini. Adalah Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2002 Tentang Ketenagakerjaan yang telah mengatur jenis pensiun ini.

5 tips mempersiapkan pensiun dini

5 Tips Mempersiapkan Pensiun Dini

Untuk Anda yang sudah mantap mengajukan jenis pensiun ini dalam waktu dekat atau mungkin telah berencana untuk mengajukannya, mantapkan pilihan Anda ini dengan mengetahui beberapa tips berikut ini.

Jangan sampai pilihan untuk pensiun ini nanti membuat Anda rugi karena telah melepaskan pekerjaan tetap Anda yang mungkin terasa nyaman dan gaji bulanan yang lumayan. Siapapun yang sudah berpikir untuk mengajukan jenis pensiun ini harus melakukan persiapan terlebih dahulu.

Ya, pensiun dini tanpa perencanaan hanya akan membuat tabungan semakin buntung saja. Bahkan beberapa kasus yang ada, pensiun ini membuat orang rugi karena tidak adanya persiapan sebelumnya. Berikut adalah beberapa tips untuk Anda ketahui sebagai persiapan.

1. Berinvestasi

Saat pensiun nanti boleh jadi Anda memiliki fisik yang masih kuat dan mendukung untuk melakukan pekerjaan lainnya. Namun tetap ada kemungkinan fisik Anda sudah tidak bisa diajak bekerja sama untuk melakukan pekerjaan lainnya setelah pensiun. Antisipasi hal ini dengan cara berinvestasi sebanyak-banyaknya sebelum Anda pensiun dini.

Ada banyak jenis investasi yang bisa Anda pilih, dan masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Anda harus paham betul apa saja keunggulan dan kelemahan dari masing-masing jenis investasi.

Bagi Anda yang siap menerima resiko maka investasi saham adalah investasi yang cocok untuk Anda. Besarnya resiko yang ada ini berkesinambungan dengan pemasukan yang besar pula. Inilah mengapa investasi saham disebut sebagai investasi high risk high return. Untuk melakukan investasi, sebelumnya Anda harus mengamati naik turun harga investasi dari masing-masing perusahaan. Baru setelahnya Anda membuat spekulasi kira-kira perusahaan mana yang akan memberi Anda keuntungan sebagai investor.

Untuk Anda yang nantinya memiliki uang pensiunan yang lumayan besar bisa memilih untuk investasi properti, yang mana nilai jualnya akan selalu meningkat di setiap tahunnya dan Anda pun bisa mendapat passive income di setiap bulannya jika properti ini dikontrakkan atau disewakan.

Berinvestasi tak melulu soal rupiah yang besar saja, Anda juga bisa berinvestasi dalam bentuk emas batang, reksa dana, dan lain sebagainya.

2. Memulai Bisnis

Jika investasi terdengar kurang menarik untuk Anda, mungkin usaha atau bisnis lebih membuat Anda bersemangat saat mendengarnya, terlebih untuk Anda yang memang memiliki jiwa entrepreneur.

Usaha atau bisnis apa yang akan Anda jalankan ini untuk menyongsong masa pensiun yang sejahtera soal finansial? Ada beragam, dan yang pasti Anda harus bisa mengamati lingkungan sekitar untuk mengetahui apa yang sedang masyarakat butuhkan dan trend apa yang sedang berlangsung.

Anda bisa membuka kedai kopi jika di sekitar Anda ada banyak anak muda yang berkuliah atau bersekolah. Anda juga bisa menjalankan bisnis franchise atau waralaba yang mana pasti menguntungkan dan jauh dari kata rugi. Adapun bisnis waralaba yang bisa Anda pilih ada beragam. Anda bisa memilih waralaba minimarket, waralaba minuman thai tea, atau waralaba lainnya yang Anda suka.

Tak selamanya harus waralaba saja, bahkan Anda juga bisa merintis bisnis sendiri dan melakukan branding sendiri yang mana jika ternyata laris manis bisa Anda sediakan franchise nya sehingga ada orang yang setiap bulan atau setiap tahun setor uang ke Anda dalam rangka menjalankan bisnis waralaba milik Anda.

3. Melunasi Semua Hutang

Jangan sampai masa pensiun Anda nanti masih terlilit hutang, terus memikirkannya, dan akhirnya kondisi fisik yang harus mengalah alias berpenyakit. Pikirkan dengan konsentrasi penuh akan dengan uang apa Anda membayar hutang-hutang Anda? Apakah dengan uang pensiunan nanti atau justru dengan terus mencicilnya hingga sebelum pensiun nanti?

Apapun pilihan Anda tetap disarankan untuk tidak memiliki hutang saat pensiun nanti. Sebab, keuangan rumah tangga bisa berantakan karena masih harus membayar hutang sedangkan pemasukan sudah tak lagi ada.

4. Menghitung Kebutuhan Anak

Berapa usia anak Anda nanti di saat Anda mengajukan pensiun lebih dini? Apakah Anda berencana menguliahkan anak Anda?

Jawab pertanyaan-pertanyaan tersebut supaya Anda lebih memahami apa yang harus Anda siapkan. Selali biaya sekolah, Anda juga harus menyiapkan persiapan soal kesehatan anak. Caranya adalah dengan mendaftarkan anak sekaligus Anda dan pasangan untuk asuransi kesehatan.

Asuransi kesehatan ini jelas menguntungkan karena bisa melindungi tabungan Anda jika Anda atau salah satu anggota keluarga Anda terkena penyakit atau musibah yang mana mengharuskan Anda mengeluarkan nominal yang besar.

5. Membuat Target dengan Matang

Empat tips di atas membangun tips kompor lima ini. Sebelum mengatakan pada atasan bahwa Anda ingin pensiun lebih dini, jangan lupa untuk mematangkan target yang Anda buat untuk masa pensiun nanti.

Pastikan dengan betul apakah Anda lebih berminat investasi atau justru lebih berminat berbisnis supaya Anda sendiri apa kegiatan. Ya, beberapa orang menilai masa pensiun yang tidak diisi dengan kegiatan hanya akan membuat bosan dan stres saja.

Yuk, Siapkan Pensiun dengan Optimal

Apapun alasan Anda untuk mengajukan pensiun lebih dini, akan lebih maksimal rencana Anda ini untuk melanjutkan hidup atau rumah tangga jika sudah menjalani beberapa tips di atas. Pensiun lebih dini memang terdengar menggiurkan, terlebih jika uang pensiunan yang ditawarkan cukup besar, yang jelas adalah pastikan Anda sudah benar-benar mantap dan akan fokus pada target Anda saat pensiun dini nanti. (SR)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close