ArtikelEntertainmentPsychologyRelationship

Pengakuan Kesha Ratuliu Mengalami Toxic Relationship di Youtube

Kumkel.com – Berita menggemparkan sejagat raya dari Kesha Ratuliu atas kesaksiannya di Youtube chanel Gritte Agatha mengenai Toxic Relationship.

Kesha Ratuliu mengaku bahwa dirinya mengalami kekerasan dalam hubungan relationship. Dalam konten Youtube Gritte, Kesha Ratuliu mengaku bahwa sebenarnya mantannya itu anak baik – baik.

Pasalnya Kesha Ratuliu mengatakan mantannya itu rajin melaksanakan ibadah.

kesha ratuliu

Namun, sayangnya ibadah yang di jalankan oleh mantannya tak seindah dengan amalan di kehidupan nyatanya. Hal ini membuat Kesha Ratuliu merasa sakit hati.

Ponakan Mona Ratuliu ini menjelaskan bahwa kekerasan yang di lakukan oleh mantannya yakni melalui fisik terlebih dahulu kemudian menjalar ke verbal.

Kekerasan fisik yang di lakukan oleh mantan pacar Kesha Ratuliu di karenakan adanya perdebatan sehingga mantannya merasa kesal dan menampar halus wajahnya.

Meskipun dia menegaskan bahwa dirinya di tampar halus oleh mantannya namun tetap saja hal ini sudah masuk kekerasan fisik.

Setelah melakukan kekerasan fisik mantannya tersebut mengancam akan bunuh diri karena merasa sudah menampar dirinya.

Namun, Kesha Ratuliu tak ambil pusing karena dia merasa sudah bodoamat dengan mantannya.

Bahkan Kesha Ratuliu berasumsi bahwa mantannya tersebut kemungkinan memiliki gangguan bipolar dan sangat tempramen. Pasalnya mantannya itu sering mengalami perubahan mood yang terlalu cepat.

kesha ratuliu

Esok harinya setelah kejadian kekerasan fisik itu, mantannya lalu datang kerumah dan berusaha untuk minta maaf kepadanya.

Ya, jelas saja Kesha Ratuliu memaafkan karena di saat itu dirinya merasa sangat mencintai mantanya.

Bahkan setelah kejadian tersebut dirinya merasa bahwa kekerasan fisik yang di lakukan oleh mantannya adalah hal yang lumprah sebagai tanda bahwa dirinya emosi.

Setelah kejadian tersebut 2 bulan selanjutnya Kesha Ratuliu mendapatkan kekerasan verbal oleh mantan pacarnya.

Meskipun sudah mengalami kekerasan tersebut, dirinya tidak ada niatan untuk menyudahi hubungannya.

Bahkan setelah dirinya sudah putus (baru putus ya ukurannya sih) mantannya masih melakukan kekerasan fisik dengan cara menginjak tubuh mungilnya.

kesha ratuliu di youtube chanel gritte

Hal ini di latar belakangi oleh cemburu karena Kesha Ratuliu sudah jalan dengan lelaki lain.  Dirinya mengaku di injak hingga di pukuli bahkan diancam untuk tutup mulut.

Setelah dirinya sudah berada di mobil, lalu mantannya meludahinya serambi mengoloknya dengan mengatakan bahwa dirinya perempuan tidak benar.

Meskipun kekerasan yang dirinya alami sudah keterlaluan bahkan hingga kedua orang tuannya mengetahuinya. Akan tetapi Kesha Ratuliu masih mau memaafkan mantannya bahkan kembali berkomunikasi dengan mantannya.

Nah, guys kejadian selanjutnya setelah mereka putus dan masih menjalin komunikasi lelaki tersebut masih saja melakukan kekerasan verbal.

Bahkan Kesha Ratuliu menjelaskan kekerasan verbal yang di lakukan oleh mantannya lebih parah.

Selain itu, mantannya terlalu mengekang dirinya tidak boleh jalan dengan teman bahkan ibunya sendiri. Ini sih udah keterlaluan ya…

Sebenarnya hal seperti ini bukan hanya Kesha Ratuliu saja yang mengalaminya karena perempuan di luar sana banyak yang mengalaminya.

Entahlah, mau bilang seperti lagi mimin…

Perempuan itu selalu memakai hati untuk melakukan berbagai hal termasuk percintaan. Bisa di katakan hal yang di alami Kesha Ratuliu ini adalah Hubungan Toxic.

Pasalnya Kesha Ratuliu ini hampir seperti tidak melindungi dirinya sendiri bahkan rela harga dirinya di injak karena sebuah cinta.

Selain itu dari cerita Kesha Ratuliu ini kita juga bisa mengambil kesimpulan bahwa perempuan mudah luluh.

Meskipun dirinya berulang kali terkena seperti itu tapi lagi – lagi kembal ke lelaki tersebut.

Cara Terhindar Lebih Jauh Dari Toxic Relationship

Kami memiliki beberapa cara untuk menghindari toxic rekationship terutama untuk perempuan.

Berikut ini adalah cara untuk menghindari toxic relationship diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Hargai dirimu

Ini sih salah satu hal yang kalian garus miliki ya. Harga diri ini sangatlah penting untuk di jaga di depan orang lain.

Jika kalian pernah mengalami hal yang tidak enak dari perlakuan orang lain. Maka saat itu juga sebenarnya anda tidak memiliki harga diri di depannya.

Menghargai diri sendiri bisa dengan berpakaian rapi, wangi dan bersih. Secara perlakuan, jika anda menghargai diri anda sendiri artinya jika anda mendapatkan perlakuan tidak enak harus bisa membela diri.

2. Jika disakiti maka pergilah

Umumnya orang yang sudah terkena toxic relationship ini tidak memiliki ketegasan untuk mengambil keputusan.

Pasalnya dirinya sudah di kabuti oleh rasa cinta terlalu berlebih dan rasa nyaman.

Hal ini akan menyebabkan seseorang merasa enggan untuk mencari kehidupan yang layak. Bahkan beberapa cenderung bertahan.

Perlu anda ketahui ya, untuk menghindari rasa sakit hati itu harus ada ketegasan dalam diri sendiri. Anda harus tegas sehingga jika anda merasa disakiti maka anda pergi.

3. Harus bisa membedakan NYAMAN dengan TAKUT BERGERAK

Umumnya orang yang sudah terkena toxic akan tetap bertahan meskipun disakitin. Hal ini karena dirinya merasa nyaman padahal apa yang dirasakan oleh dirinya bukan kenyamanan melainkan takut bergerak.

Ini sudah serng terjadi oleh banyak orang tak hanya perempuan tetapi lelakipun beberapa ada yang seperti itu.

Nyaman itu adalah perasaan bahwa anda merasa di lindungi, di hargai dan di kasihi sehingga anda tidak ingin pergi menjauh darinya.

Namun, jika anda mengalami kekerasan fisik atau verbal dan tetap bertahan itu bukan kenyamanan tetapi rasa takut bergerak.

Hal ini dapat menyebabkan seseorang meraa tidak percaaya diri bahkan cenderung ketakutan.

4. Jangan mau dibatasi ruang geraknya

Pasangan ente banget nih wkwk! Bagi sebagian orang sebenarnya suka untuk di atur.

Pasalnya hal tersebut sangat wajar bahkan sebuah bentuk kasih sayang. Namun, bedakan antara di atur dengan di batasi. Ini berbeda bahkan sangat berbeda!

Diatur itu sama dengan anda diarahkan ke jalan yang lebih baik secara halus dan tidak terlalu memaksa. Tujuannya juga untuk kebaikan bersama.

Sedangkan di batasi yakni dimana anda merasa bahwa tertekan akibat tidak boleh keluar dengan teman, saudara atau bahkan orang tua sendiri.

Biasanya jika anda di batasi maka anda akan merasa bahwa pasangan anda sangat menyayangi anda padahal sama sekali tidak!

5. Tidak berlebihan dalam menaruh rasa cinta

Sebenarnya poin ini sih ya yang bikin kalian bucin qkqk. Ya gimana, era anak jaman sekarang apa – apa serba berlebihan.

Baru pacaran sudah panggil mamah – papah. Begitu juga perasaan, anak jaman nih ya apa – apa serba terlalu cinta hingga tanpa disadari dirinya sedang masuk ke Toxic Relationship. Ini mah kebodohan haqiqi ya guys!

Semua harus bertahap, begitu juga perasaan. Kalian harus bisa menata perasaan dimana hal – hal yang kalian lakukan dalam relationship biasa saja tapi manis.

Kesalah orang dalam hubungan adalah selalu manis di awal kemudian tahapannya menurun. Inilah yang membuat sakit hati.

Segitu saja ya, semoga kisah Kesha Ratuliu bisa menjadi pelajaran kalian biar enggak bucin. (YM)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close