fbpx
LifestyleTekno

Ingin Membeli Drone? Ini Hal-hal Yang Perlu Kamu Ketahui

Pesatnya kemajuan teknologi telah memberikan fungsi yang tidak terbatas pada perangkat drone.

Drone atau Pesawat tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle atau disingkat UAV), adalah sebuah pesawat berukuran kecil yang dapat dikendalikan dengan kendali jarak jauh atau secara otomatis, sesuai kemampuan dalam pemrogramannya.

Diperkirakan 97% komunitas fotografi/videografi pernah menggunakan drone dalam berkarya.

Mayoritas kalangan pembuat film (film maker) lebih memilih drone sebagai alat bantu perekaman.

Dikarenakan, pesawat kecil yang dapat terbang di udara dengan mudah ini, mampu menangkap gambar dan melakukan perekaman luar biasa dalam prosesnya.

Pengendalian yang mudah memungkinkan untuk menangkap pemandangan serta hal-hal yang tidak akan pernah bisa dilihat tanpa menggunakan drone, kecuali kamu memiliki kekuatan super untuk terbang.

Sebelum Kamu membeli drone, ada baiknya memahami terlebih dahulu seberapa jauh kemampuan produk itu sendiri, dan juga ketentuan atau regulasi penggunaannya.

Membayar lebih dari 10 juta rupiah untuk sebuah drone dan kemudian tidak mengerti bagaimana menggunakannya adalah tindakan yang konyol.

Bukan itu saja, dalam mengoperasikannya, kamu perlu mentaati regulasi atau aturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah setempat..

Beberapa wilayah di Amerika Serikat tidak mengizinkan penggunaan drone.

Penggunaan drone yang melanggar ketentuan dapat dikenai sanksi denda, atau lebih buruk lagi masuk penjara.

Hingga saat ini, debat mengenai regulasi penggunaan drone masih terus berlanjut, karena masing-masing orang memiliki pendapatnya sendiri terhadap dampak untung rugi dari perangkat ini.

Beberapa mengatakan drone itu baik, dan yang lainnya mengatakan itu buruk.

Namun, semua itu kembali kepada pribadi masing-masing.

Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum membeli drone antara lain :

1. Periksa aturan atau regulasi di wilayahmu.

Jika kamu ingin menerbangkan drone di Negara Indonesia, kamu perlu untuk mentaati regulasi yang dikeluarkan oleh Kementrian Perhubungan Indonesia pada tahun 2015.

Peraturan Kementrian Perhubungan Nomor 180 Tahun 2015 merupakan pembaruan dari peraturan yang sudah ada sebelumnya yaitu peraturan Kementrian Perhubungan Nomor 90 Tahun 2015.

Peraturan dalam menerbangkan drone di Indonesia ini mencakup larangan menerbangkan drone di beberapa area, misalnya : kawasan udara terlarang (prohibited area); kawasan udara terbatas (restricted area); dan kawasan keselamatan operasi penerbangan (KKOP) suatu bandar udara.

Regulasi ini juga menentukan batas maksimal ketinggian pengoperasian drone yaitu tidak boleh lebih dari 150 Meter.

Selain mengatur area penerbangan, regulasi ini juga menentukan jenis, tujuan dan lisensi yang dibutuhkan saat mengoperasikan drone. Contohnya, Drone dengan bobot lebih dari 25KG harus memenuhi peraturan yang ada pada CASR (Civil Aviation Safety Regulation). Selengkapnya bisa didownload melalui link ini.

2. Tidak setiap drone mudah pengendaliannya.

Faktanya, drone cenderung cukup sulit untuk dikendalikan oleh para pemula, namun jika telah terbiasa, kamu dapat mengendalikannya semudah memainkan game favoritmu.

Jika Kamu memiliki kondisi keuangan yang pas-pasan, disarankan membeli drone dengan harga yang terjangkau agar dapat digunakan untuk latihan terlebih dahulu.

Karena membeli drone yang mahal dan menabrakkannya pada hari pertama bukanlah hal yang ideal.

Tingkat kerumitan pengendalian drone biasanya tergantung pada fitur kontrol penerbangan yang dimiliki drone tersebut.

Umumnya, drone berharga murah yang beredar di pasaran, memiliki fitur kontrol yang terintegrasi melalui aplikasi smartphone.

Sayangnya, dengan menggunakan aplikasi smartphone, ketepatan kontrol seperti jarak dan waktu respon terkadang kurang maksimal jika dibandingkan dengan menggunakan remote khusus.

Bagi para pemula, disarankan untuk membeli drone yang memiliki dua fitur ini.

  • Sensor Gyroscope

Fitur ini dapat mencegah terjadinya kecelakaan saat mengontrol drone.

Sensor yang berfungsi secara otomatis ini akan menstabilkan drone untuk memudahkan pengendaliannya.

  • Automatic feedback atau One-key return

Fitur ini memungkinkan drone untuk kembali ke lokasi awalnya secara otomatis.

Sehingga, ketika sinyalnya mengalami gangguan, drone akan segera kembali ke titik awal tanpa perlu dikendalikan secara manual.

3. Banyak pilihan.

Berdasarkan harganya, drone dapat dibagi menjadi 3 kelas.

  • Kelas pemula.

Harga dibawah 1 juta.

Bila Kamu belum pernah mengoperasikan drone sebelumnya, atau hanya ingin memainkan drone layaknya radio kontrol, mungkin drone kelas ini adalah pilihan yang tepat untukmu.

Kamu bisa memilih drone quadcopter (4 baling-baling), yang dilengkapi dengan bumper pelindung untuk menghindari lakadara (kecelakaan di udara).

Umumnya quadcopter dibanderol dengan harga kurang dari 1 juta Rupiah.

Karena ukurannya yang kecil, membuat drone jenis ini mudah diterbangkan angin sehingga harus lebih berhati-hati saat mengoperasikannya.

  • Kelas menengah.

Harga dibawah 10 juta.

Setelah mahir mengendalikan drone kelas pemula, jika kamu memiliki budget yang cukup, maka ini merupakan langkah selanjutnya.

Dapat dipastikan drone dalam kelas ini telah memiliki fitur maupun fungsi yang canggih sehingga digandrungi oleh komunitas videografi.

Khususnya mereka yang telah serius dalam berbisnis menggunakan youtube (youtuber), mengakui bahwa drone kelas menengah mampu memberikan hasil optimal dalam perekaman video berkualitas tinggi.

  • Kelas atas.

Harga diatas 10 juta.

Bagi kamu yang memiliki kehandalan setara pilot dalam mengendalikan drone, tentunya telah memiliki tujuan khusus untuk memilih drone di kelas ini.

Dengan menyiapkan dana di atas 10 juta Rupiah, kamu dapat memilih drone yang lebih tangguh dan sesuai untuk pekerjaan seorang profesional.

Baik untuk bidang fotografi, videografi, survei lokasi, jasa kurir, dan sebagainya.

4. Sesuaikan dengan kebutuhanmu.

Untuk menentukan pilihan yang tepat dibutuhkan pertimbangan yang matang.

Jadikan beberapa faktor ini sebagai pertimbangan dalam memilih drone.

  • Durasi Penerbangan
  • Jarak Kontrol
  • Kualitas Kamera
  • Fitur dan Fungsi

Berikut ini adalah beberapa istilah fitur dan fungsi drone, yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhanmu.

FPV real time

Melihat hasil foto / rekaman yang diambil oleh drone pada layar smartphone maupun tablet secara realtime.

Spread Spectrum Technology

Menangkap sinyal dengan jarak jangkauan yang lebih maksimal.

Headless mode

Mengunci posisi drone menggunakan sensor magnetic (kompas) saat kalibrasi. Sehingga kemanapun drone berbelok, bagian depannya akan tetap sama mengikuti arah kompas.

Barometer set height

Mengunci dan mempertahankan ketinggian drone.

Blade protector

Pelindung baling-baling drone dari benturan. Jadi ketika drone menabrak dinding, maka drone tidak akan langsung jatuh.

Axis gyro

Menstabilkan drone saat diterbangkan.

Hybrid autofocus

Mengambil gambar dengan cepat dan akurat.

Hyperlight

Hasil gambar yang tajam sekalipun kurang pencahayaan.

One button return / Auto return / One turn key

Mengembalikan drone ke lokasi awal secara otomatis.

Auto take-off/landing

Terbang dan mendarat secara otomatis.

Quick launch

Menetukan rute penerbangan secara cepat.

Mechanical gimbal

Menjaga kestabilan kamera untuk mendapatkan hasil gambar yang maksimal dengan presisi tinggi.

Brushless motor

Baling-baling lebih cepat dan tidak bising.

Control intelligent

Otomatis menghindari rintangan dalam rute penerbangan.

Mechanical shutter

Mencegah munculnya efek jello (distorsi) ketika mengambil gambar atau rekaman video dari obyek yang bergerak cepat.

Intelligent flight

Menentukan rute penerbangan otomatis.

ActiveTrack

Mengenali objek secara otomatis melalui gerakan. Fitur ini memungkinkan kamu untuk memberi perintah kepada drone. Misalnya mengambil selfie secara otomatis atau bergerak mengikuti pergerakanmu.

Dolly zoom

Menciptakan perspektif lengkung dengan cara memperbesar obyek saat terbang menjauhinya.

Kesimpulan

Dari ulasan artikel ini, apakah kamu sudah bisa menentukan drone yang tepat untuk kebutuhanmu?

Untuk kamu yang masih pemula, sesuaikan pilihan dengan kemampuanmu.

Gunakan drone dengan harga yang terjangkau sebagai pilihan awal, agar dapat melatih kehandalanmu dalam menerbangkannya.

Tapi, jika uang bukanlah masalah bagimu, tentunya kamu dapat segera menikmati fitur-fitur tercanggih yang dimiliki drone kelas atas.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close