fbpx
RelationshipTravel

Temukan Kisah Romantismu Saat Travelling

Jomblo? Traveling saja. Banyak sekali yang meratapi dirinya sedang jomblo, sehingga mereka lupa untuk bahagia. Nah bagi Anda yang sedang jomblo, sebaiknya pergi keluar melakukan travelling. Selagi masih muda, Anda harus menghabiskan waktu keliling kota keluar daerah bahkan luar negeri. Siapa tahu Anda menemukan kisah romantis saat travelling, karena jodoh tidak ada yang tahu kapan datangnya.

Travelling merupakan kegiatan perjalanan liburan yang menyenangkan. Travelling mengunjungi tempat indah, sehingga membuat Anda merasa lebih fresh. Selain fresh, Anda juga bisa mendapatkan jodoh. Hal ini dibuktikan oleh traveller yang berhasil mendapatkan pasangan selama melakukan perjalanan travelling. Hingga saat ini pasangan traveller tersebut menjalani kehidupan yang bahagia.

Kisah Romantis Saat Travelling yang Bikin Iri

Tidak ada yang bisa menebak kisah romantis saat travelling, sehingga para jomblo jangan takut untuk melakukan travelling sendirian. Memang jodoh datang bisa dari mana saja, oleh karena itu mitos travelling tidak boleh disepelekan. Agar Anda semakin yakin bahwa ada banyak traveller yang menemukan kisah romantis saat travelling maka, Anda bisa melihat beberapa kisah romantis saat travelling berikut.

1. Dua ransel (Dina & Ryan)

Kisah cinta dua ransel berawal di kampus. Pada waktu itu Dina adalah seorang mahasiswa yang mengikuti program pertukaran pelajar di negara Jepang. Nah Ryan seorang mahasiswa berasal dari Kanada juga mengikuti pertukaran pelajar. Ryan sebenarnya programer sedangkan Dina ahli sains.

Mereka rela meninggalkan kerjaan kantoran demi melakukan travelling. Dua ransel ini memutuskan untuk hidup berpindah tempat (backpaper). Kini mereka menjadi sepasang traveller. Meskipun travelling mereka tetap bekerja melalui internet.

2. Sarah Bogum & kepala suku Amazon

Gadis cantik Sarah Bogum merupakan traveller mudah yang berasal dari Inggris. Saat itu Sarah Bogum sedang melakukan perjalanan travelling di hutan hujan Amazon untuk mengambil foto kehidupan primitif. Tidak hanya mengambil foto namun, Sarah juga ingin mengajak kampanye untuk menentang perusahaan minyak.

Perusahaan akan mengambil minyak pada kawasan tersebut dan mengusir suku Huaorani (Penduduk Hutan Hujan Amazon). Selama berada di suku pedalaman, ternyata Sarah tidak hanya berhasil mendapatkan gambar serta menjalankan kampanye saja. Melainkan juga mendapatkan cinta dari sang kepala suku Huaorani.

3. Amber & Eric Hoffman

Kisah romantis saat travelling selanjutnya yaitu dari Amber & Hoffman. Pasangan ini sebenarnya tidak suka travelling dulunya. Amber adalah pengacara terkenal didunia namun tiba-tiba resign, karena ingin menemukan pengalaman baru.

Pasalnya Amber ingin menikmati hidupnya dengan pergi ke suatu tempat untuk makan dan menulis blog. Dari sini Amber mengajak suaminya pergi travelling. Mereka membuat blog dengan nama Adventures in Food. Mereka melakukan jalan-jalan, makan, menulis secara gratis.

4. Adam Poskitt & Susan Natalia

Pertama kali Adam Poskitt & Susan Natalia bertemu yaitu di Couch Surfing Banding. Adam dikenalkan temannya ke Susan, dari situlah terjalin sebuah pertemanan. Susan mengira bahwa Adam seorang Couch Surfing, padahal Adam hanya ingin mengikuti Susan untuk menghadiri acar Couch Surfing. Akhirnya muncul benih-benih cinta dari keduanya namun tidak ada pernyataan sayang ataupun cinta.

Mungkin Adam Poskitt sebagai orang bule tidak mengetahui cara menyatakan cinta, sehingga susan berinisiatif untuk menanyakan bagaimana arah hubungan mereka. Setelah beberapa hari ditanyakan. Adam akhirnya menyatakan perasaannya dan beberapa bulan kemudian mereka lamaran. Setelah menikah mereka melakukan travelling bersama, baik ke luar negeri maupun dalam negeri.

5. Jo Mellor & Rob Tearle

Traveller Jo Meller & Rob Tearle senang mendaki gunung. Mereka sepasang kekasih yang dipertemukan saat travelling ini telah melakukan perjalanan kemana saja. Sampai akhirnya Jo Mellor & Rob Tearle memutuskan untuk menikah di atas gunung yang ketinggiannya mencapai 1022 mdpl. Setelah menempuh perjalanan selama 2 jam dengan medan salju, mereka berdua mengucapkan janji suci di atas puncak.

Nah itulah lima pasangan traveller di dunia yang menginspirasi kisah romantis saat travelling. Bukti bahwa ada kisah romantis saat travelling di atas, pasti membuat Anda semakin yakin bahwa jodoh dapat ditemukan dimana saja termasuk ketika travelling. (pam)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close