HealthHow To

Kendalikan Asam Urat dengan Diet Sehat

Perlu pembaca Kumkel.com ketahui bahwa asam urat yang juga disebut Gout, merupakan kristalisi asam urat secara berlebihan yang menumpuk pada jaringan tubuh, disebabkan ketidakmampuan tubuh dalam mengontrol asam urat.

Penyakit ini ditandai dengan inflamasi (peradangan) pada arthritis atau persendian akibat meningkatnya kadar asam urat di dalam tubuh. Gout tidak boleh dibiarkan berkepanjangan hingga mencapai titik kronik, karena penumpukan asam urat di sekitar persendian dapat mengganggu kerja ginjal sehingga menyebabkan terjadinya pembentukan batu ginjal.

Persoalannya, Gout tidak berbeda halnya dengan diabetes, penyakit ini tidak dapat disembuhkan, namun hanya dapat dikendalikan. Itu sebabnya, menjaga pola makan menjadi salah satu kunci utama untuk mengendalikan asam urat, karena meskipun gout relatif tidak berbahaya, namun rasa nyeri yang ditimbulkannya akan sangat mengganggu aktifitas Anda.

7 Tips Diet Sehat untuk Asam Urat

Menjalankan diet dalam arti menerapkan pola makan dengan benar, merupakan cara paling efektif untuk mengendalikan gout, sehingga risiko gangguan asam urat dapat ditekan serendah mungkin. Diet sehat bagi penderita asam urat tersebut dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal berikut ini :

1. Batasi Makanan yang Mengandung Purin

Penderita gangguan asam urat yang mengalami pembengkakan pada persendian, wajib mengkonsumsi makanan yang bebas dari purin, yakni kandungan nukleoprotein yang terdapat pada protein.

Masalahnya, sebagian besar bahan makanan yang ada merupakan sumber protein. Karena itu, yang dapat dilakukan hanyalah membatasi asupan purin, sehingga dalam sehari tidak lebih dari 100 – 150 mg. Beberapa jenis makanan yang memiliki kandungan purin dengan kadar cukup besar, diantaranya adalah: kacang-kacangan, jeroan (hati, jantung, usus, ginjal, lidah), kerang, melinjo, Ikan Nus/sotong, sarden, udang, dan sebagainya.

2. Konsumsi Kalori Sesuai dengan Kebutuhan

Keseimbangan asupan kalori juga merupakan point penting bagi keberhasilan diet, yakni dengan mengkonsumsi kalori yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, didasarkan pada tinggi serta berat badan.

Bagi mereka yang memiliki berat badan berlebihan harus diturunkan, karena tubuh yang terlalu gemuk rentan terhadap goat disebabkan sirkulasi darah yang tidak sempurna. Namun, saat hendak menurunkan berat badan, kebutuhan kalori harus tetap diperhatikan, karena kurangnya asupan kalori dapat memicu badan keton untuk meminimalisir keluarnya asam urat melalui urin, sehingga kadar asam urat di dalam tubuh dapat meningkat.

3. Konsumsi Karbohidrat Kompleks

Penderita gangguan asam urat disarankan untuk memperbanyak mengkonsumsi karbohidrat kompleks seperti ubi, singkong, dan nasi, serta mengurangi konsumsi karbohidrat sederhana utamanya dari jenis fruktosa seperti sirup, permen, dan makanan yang mengandung pemanis buatan. Karbohidrat kompleks sangat baik dikonsumsi karena dapat mendorong keluarnya asam urat lewat urin, dan karbohidrat sederhana sebaiknya dihindari karena fruktosa dapat memicu peningkatan kadar asam urat di dalam darah.

4. Perbanyak Protein Nabati

Makanan yang terlalu banyak mengandung protein hewani tidak baik untuk dikonsumsi, karena dapat merangsang kadar asam urat dalam darah. Sumber protein yang baik adalah protein nabati yang banyak terdapat di dalam telor, keju dan susu. Asupan protein bagi penderita goat disarankan sebesar 50 – 70 gram perhari atau sekitar 0,8 – 1 gram/kg berat badan dalam sehari.

5. Hindari Makanan Berlemak

Jangan mengkonsumsi lemak lebih dari 15% dari total kalori, karena lemak bisa menghambat proses ekskresi asam urat lewat urin. Untuk itu hindari makanan bersantan, margarine, atau berbagai jenis makanan yang digoreng.

6. Hindari Minuman Beralkohol

Alkohol dapat memicu peningkatan asam laktat plasma yang menjadi penghambat keluarnya asam urat dari dalam tubuh. Karena itu minuman beralkohol sebaiknya dihindari oleh para penderita gangguan asam urat.

7. Perbanyak Konsumsi Cairan

Minumlah paling sedikit 10 gelas atau tidak kurang dari 2,5 liter perhari, entah itu minum susu, teh, jus buah, kopi, serta jenis minuman yang lain utamanya air putih. Sebab, jumlah cairan yang tinggi akan membantu pembuangan asam urat lewat urin. Untuk menambah asupan cairan, beberapa jenis buah sangat baik untuk dikonsumsi, seperti jambu air, nanas, semangka, blewah, belimbing, serta melon. Namun ada beberapa jenis buah yang sebaiknya dihindari karena kandungan lemaknya yang tinggi, seperti durian dan alpukat.

Dengan membaca keseluruan artikel, pembaca Kumkel.com dapat menarik kesimpulan sendiri  bahwa menjaga pola makan dengan memperhatikan beberapa hal sebagaimana tersebut di atas, harus terus-menerus dilakukan oleh mereka yang menderita gangguan asam urat, sebab goat tidak dapat disembuhkan, dan hanya bisa dicegah agar tidak kambuh dan menimbulkan rasa nyeri pada persendian. (ak)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close