fbpx
Artikel

Jenis Organ Gerak Makhluk Hidup Berdasarkan Habitatnya

Sistem organ gerak merupakan salah satu sistem yang dimiliki makhluk hidup untuk bisa melakukan salah satu ciri makhluk hidup, yaitu bergerak. Makhluk hidup membutuhkan nutrisi, harus peka terhadap rangsang, melakukan ekskresi, bernapas, begitu juga dengan bergerak. Se pasif-pasifnya makhluk hidup dalam bergerak, tetap melakukan gerak.

Kali ini akan dibahas selengkap-lengkapnya tentang sistem gerak dan disertai dengan penjelasan masing-masing jenis organ penggerak yang digunakan makhluk hidup berdasarkan habitatnya.

Pengertian Organ Gerak

Organ gerak merupakan sistem organ atau satu kesatuan dari beberapa organ pada makhluk hidup. Masing-masing makhluk hidup memiliki sistem gerak yang berbeda-beda, dan ini bisa dikategorikan berdasarkan habitat atau tempat tinggalnya. Hewan yang hidup di udara akan berbeda dengan hewan yang hidup di air, sistem gerak manusia akan berbeda dengan sistem gerak ikan, dan contoh lainnya.

Seperti yang diketahui, gerak atau bergerak adalah salah satu ciri makhluk hidup. Salah satu ciri makhluk hidup selain makan, iritabilita, bernapas, dan ekskresi. Dengan bergerak, makhluk hidup bisa mendapatkan apa yang mereka butuhkan dalam hidupnya. Seperti misalnya untuk mendapatkan makanan, untuk menanggapi rangsang, dan bagi manusia bergerak bisa digunakan untuk bekerja.

Karenanya, sistem gerak yang dilakukan dengan organ akan sangat penting bagi setiap makhluk hidup. Sebelumnya telah dijelaskan bahwa sistem gerak pada setiap makhluk hidup bisa dikelompokkan. Secara ringkas, berikut pengelompokannya.

Makhluk HidupOrgan Sistem Gerak
ManusiaKaki, tangan
Makhluk hidup di airSisik, ekor, punggung, sisi badan
Makhluk hidup di udaraSayap, kaki
Makhluk hidup di daratKaki, tangan

Bisa dikelompokkan dan mulai terbayang apa contohnya bukan? Menyimak tabel di atas saja akan kurang untuk memahami wawasan ilmu pengetahuan alam tentang organ sistem gerak. Berikut penjelasan lebih lengkap tentang organ gerak masing-masing makhluk hidup yang dikelompokkan berdasarkan jenisnya.

Organ Gerak Manusia

Organ Gerak Manusia
Organ Gerak Manusia

Manusia memang termasuk jenis mamalia, karenanya jika yang dibicarakan adalah pengelompokkan organ sistem gerak berdasarkan jenis makhluk hidup, manusia dan hewan mamalia akan dijadikan satu. Namun hal ini tidak berlaku dalam bahasan kali ini sebab mamalia sendiri ada yang hidup di air dan ada juga yang hidup di darat. Padahal, hewan yang habitatnya di air dan yang habitatnya di darat akan memiliki organ gerak yang berbeda.

Manusia menggunakan kaki dan tangan sebagai organ melakukan gerak. Itu merupakan wujud organnya, sedangkan untuk sistemnya, ada dua jenis sistem gerak yang dimiliki manusia. Yaitu organ untuk gerak aktif dan organ untuk gerak pasif. Adapun organ untuk gerak aktif adalah otot sedangkan tulang digunakan untuk gerak pasif.

Mengapa bisa demikian? Sebab, pada dasarnya otot lah yang bisa membuat manusia melakukan gerak, gerak apapun itu. Mulai dari gerakan kaki dan tangan, menggerakkan bola mata, menggerakkan lidah untuk makan, menggerakkan otot wajah sehingga bisa berekspresi, semuanya menggunakan otot, bukan tulang.

Meski begitu, tetap saja tulang juga memiliki fungsi untuk manusia. Tulang berfungsi sebagai rangka penyangga otot sekaligus menempelnya otot dan persendian. Terlepas dari bahasan sistem gerak, tulang juga berfungsi untuk melindungi organ-organ [penting seperti otak, jantung, paru-paru, dan masih banyak lagi. Tanpa tulang, otot tidak bisa bekerja dengan baik. Begitu juga sebaliknya, tanpa otot, tulang tak bisa digerakkan.

Hewan Habitat Air

Jenis Organ Gerak Makhluk Hidup Berdasarkan Habitatnya Image 003

Berdasarkan pembagian makhluk hidup berdasarkan klasifikasi kingdom atau kerajaan, dibagi menjadi lima, yang mana salah satunya animalia. Animalia masih dibagi-bagi lagi menjadi beberapa hal. Salah satunya adalah pembagian berdasarkan adanya tulang belakang atau tidak. Mamalia dengan tulang belakang disebut dengan hewan vertebrata. Di dalam vertebrata, masih dibagi-bagi lagi.

Hewan vertebrata yang berhabitat di air bisa pisces atau ikan-ikanan, mamalia, dan reptilia. Dalam kelompok pisces, yang hidup di air tentu saja ada banyak. Bisa itu ikan nila, lele, mujair, gabus, cupang, arwana, dan masih banyak lagi. Semua hewan yang masuk dalam kelompok pisces atau ikan-ikanan menggunakan ekor, sirip, dan punggung untuk bergerak.

Begitu juga beberapa mamalia yang habitatnya di air. Mamalia tersebut antara lain platypus, lumba-lumba, paus, dan ikan duyung, semuanya bergerak menggunakan ekor dan sirip.

Hewan Habitat Udara

Hewan vertebrata yang habitatnya di udara adalah kelompok aves atau burung-burungan. Organ geraknya adalah sayap, dalam lain kesempatan mereka juga menggunakan kaki untuk bergerak, misalnya ketika berada di daratan. Contoh hewan yang menggunakan sayap dan kaki sebagai alat gerak pun banyak, misalnya burung elang, rajawali, perkutut, gagak, beo, cendrawasih, jalak, betet, kepodang, dan masih banyak lagi.

Hewan Habitat Darat

Hewan yang berhabitat di daratan kebanyakan diisi oleh kelompok mamalia. Adapun contoh hewan yang termasuk mamalia dan hidup di daratan antara lain kucing, anjing, berang-berang, kuda, beruang, domba, sapi, kambing, rusa, kerbau, dan masih banyak lainnya.

Adapun alat gerak yang mereka miliki untuk bergerak adalah tangan dan kaki. Beberapa diantaranya memiliki tangan yang difungsikan sebagai kaki. Seperti misalnya kuda, sapi, kucing, dan anjing. Namun sisanya menggunakan tangan sebagai tangan seperti manusia, seperti misalnya beruang.

Hewan Habitat Air dan Darat

Terlepas dari hewan yang hidup di air, darat, dan udara saja, juga masih ada pengelompokkan berdasarkan habitat lainnya. Pengelompokkan tersebut adalah habitat air dan darat. Jenis vertebrata yang masuk dalam habitat ini kebanyakkan adalah kelompok reptilia dan amfibi. Adapun contoh hewan yang masuk dalam kelompok reptilia antara lain ular, kadal, buaya, kura-kura, penyu, dan iguana.

Buaya, kura-kura, dan penyu adalah contoh hewan dari kelompok reptilia yang hidup di darat dan air. Organ gerak yang mereka miliki adalah kaki dan tangan.

Sedangkan contoh hewan amfibi adalah katak dan salamander. Sebenarnya masih banyak contoh amfibi, hanya saja kurang begitu dikenal sehingga jarang dibahas. Namun yang pasti, banyak dari golongan amfibi yang hidup di air dan daratan. Keduanya (katak dan salamander) menggunakan kaki dan tangan sebagai organ gerak, baik ketika berada di air maupun di daratan.

Kesimpulan

Bergerak adalah salah satu ciri makhluk hidup setelah membutuhkan nutrisi, melakukan pembuangan atau ekskresi, bernapas, dan peka terhadap rangsang. Bergerak sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup, karena tanpa gerak akan sulit bagi makhluk hidup untuk mendapatkan apa yang dibutuhkan.

Organ Gerak Makhluk Hidup
Organ Gerak Tiap Makhluk Hidup Didasarkan Pada Habitatnya

Misalnya saja seperti manusia, orang yang tanpa kaki atau tangan, akan kesulitan memenuhi kebutuhan dan menjalani aktivitasnya. Karenanya, seiring berkembanganya ilmu kesehatan dan teknologi, telah diciptakan alat-alat bantu supaya bergerak lebih bisa dilakukan dengan sempurna.

Begitu juga dengan hewan, akan sulit bagi hewan melakukan apa yang harus dilakukannya untuk memenuhi kebutuhannya bila tidak memiliki organ gerak. Dan apa organ yang digunakan untuk bergerak masing-masing jenis makhluk hidup telah dibahas di atas.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button