ArtikelEntertainment

Trending Gubernur Terbodoh di Internet

Kumkel.com –  Menjadi seorang gubernur memang tidak mudah. Hal ini tentu karena mereka harus memimpin banyak orang denga berbagai kepentingan dan pemikiran banyak orang.

Tanggung jawab seorang gubernur tidaklah enteng guys… karena mereka memikirkan wilayah yang luas yang di huni banyak manusia.

Mengapa “Gubernur Bodoh” Menjadi Tranding Topic?

Baru-baru ini gubernur terbodoh sedang menjadi trending. Apalagi kalau bukan di kaitkan dengan isu – isu politik.

Indonesia ini tidak pernah lelah jika membahas tentang politik. Belum lagi aroma pilpres masih tercium.

Satu kubu memilih ini satu kubu memilih itu. Semua saling beradu agrumen. Entah mana yang benar.

Yang jelas mereka semua benar menurut versi mereka masing-masing.

Anies Baswedan dengan Trending Gubernr Terbodoh di Internet

Nah, baru – baru Anies Baswedan menjadi sorotan banyak orang, apalagi jika kita menelusuri google dengan mengetik “Gubernur terbodoh” akan muncul wajah Anies Baswedan.

Beberapa situs website juga berkomentar mengenai kepemimpinan  Anies Baswedan.

Kita tidak dapat mengelak 100% mengenai fenomena ini tanpa campur tangan pihak lain.

Tetapi, yang menjadi sorotan adalah bagaimana kepimpinan Anies Bawedan dalam menjadi Gubernur.

Banjir DKI Jakarta sebagai pemicunya?

Gubernur terbodoh menjadi trending topic tak lepas dari fenomena alam yang menimpa beberapa daerah.

Ya, dimana Anies Baswedan menjadi orang yang paling disorot kinerjanya dalam mengelola DKI Jakarta.

DKI Jakarta mengalami bencana alam banjir yang menelan beberapa korban dan melenyapkan harta benda.

Bahkan taksiran kerugian hingga milyaran rupiah. Rakyat DKI Jakarta menangis!

Tak hanya itu, beberapa balitapun menjadi sorotan utama saat terjadi bencana alam ini.

Pasalnya balita juga menjadi korban kekejaman hantaman air. Belum lagi ibu hamil, bahkan kabarnya saat terjadinya banjir ada ibu hamil yang melahirkan di atas genangan air. Miris bukan?

Bukan hanya itu saja beberapa orang beragrumen bahwa terjadinya banjir di karenakan oleh Azab, sebagiannya lagi mengatakan cobaan.

2 agrumen itu selalu menjadi kata yang sering di ucapkan masyarakat. Entah azab atau cobaan, tapi setidaknya hal tersebut tak perlu di lontarkan.

Karena yang kita pikirkan harusnya bagaimana kita mengatasi saudara yang terkena musibah banjir? Mungkin, itu lebih bijaksana.

Namun, tak selamanya banjir di kaitkan dengan hal yang menyedihkan. Beberapa orang yang terekam dalam video bahkan sangat asik dalam menikmati banjir.

Ya, itulah masyarakat yang berbeda-beda dalam menyikapi sebuah hal.

Asumsi Netizen Dalam Membandingkan Ahok dengan Anies Baswedan

Perbandingan anies dan ahok

Kembali lagi ke topic awal ya guys? Gubernur terbodoh yang muncul di google dan menjadi trending, juga bisa dikatakan ungkapan seseorang dalam membandingkan kinerja Anies Baswedan dengan Ahok yang sebelumnya menjabat menjadi gubernur DKI Jakarta.

Mereka berasumsi bahwa kinerja Ahok lebih nyata di bandingkan Anies Baswedan. Bahkan beberapa orang mengolok-olok Anies Baswedan.

Entah mungkin karena kekesalan mereka terhadap bencana banjir yang ada atau mungkin karena kesempatan aja untuk menyerang. Sulit dipahami!

Namun, apapun yang terjadi seharusnya sebagai rakyat yang bijaksana dalam menghadapi sesuatu tentu kita bisa mengkritik dengan sopan. Tak perlu mencela kinerja satu dengan yang lain.

Jika ada yang kurang berkenan katakanlah dengan baik – baik tanpa menyinggung.

Di sisi lain, Anies baswedanpun harus sesegera mungkin mencari solusi atas terjadinya bencana banjir ini. Hal ini untuk menyelamatkan kesejahteraan warga DKI Jakarta.

banjir DKI JAKARTA

Tak hanya itu, Anies Baswedan juga sebaiknya berdiskusi dengan Ahok mengenai pembenahan jakarta agar Jakarta lebih baik dan terhindar dari banjir.

Mengapa harus Ahok? Mengapa tidak berdiskusi dengan pihak lain? Tentunya lebih baik berdiskusi dengan Ahok.

Pasalnya Ahok sama-sama merasakan memimpin DKI Jakarta. Hal ini dapat berdampak terhadap kesejahteraan Rakyat DKI Jakarta.

Cara apa yang berhasil di jamannya Ahok setidaknya Anies Baswedan bisa meneruskan karena tak ada salahnya jika itu memang terbaik.

Kepentingan rakyat adalah sesuatu yang menjadi tujuan seorang pemimpin berdiri. Saling bertukar pikiran dengan yang pernah mengalaminya tak ada salahnya. Turunkan sedikit Ego untuk menjadikan bangsa lebih sejahtera.

Bagaimana Bisa Google Menjadikan “Gubernur Terbodoh” Trending?

Sebenarnya hal seperti ini sudah sering terjadi ya guys? Bukan hanya Anies Baswedan saja. Pasalnya dulu saat Donald Trump di kala pengangkatannya menjadi Presiden Amerikapun sempat mengalami hal yang sama.

Ya, saat kita mengetik kata “idiot” maka akan muncul berita tentang Presiden Amerika Donald Trump.

Tentunya kerja google dalam mentrendingkan kosa kata karena kata tersebut sering di cari oleh banyak khalayak.

Bisa jadi mengenai popularitas, fenomena yang sedang panas, atau hal yang lain yang sedang menjadi perbincangan publik. Hal ini tentu sudah di jelaskan oleh CEO Google Sundar Pichai.

Belum lagi situs-situs yang menayangkan beberapa topic mengenai Anies Baswedan menjadi sorotan kerja google dalam membentuk trending.

Cara Menghindari Banjir

Trending topic “Gubernur Terbodoh” tak lepas dari fenomena banjir DKI Jakarta.

Bukan hanya salah satu orang tapi salah kita semua dalam menjaga alam. Dari mulai aktivitas kita sehari-hari dan banyak hal lain yang menjadi sorotan sehingga terjadi banjir.

Gaya hidup masyarakat sangat berpengaruh dalam bencana banjir. Namun, hal ini sering menjadi sesuatu yang susah untuk di ungkapkan.

Kebanyak masyarakat akan menyalahkan satu pihak tanpa intropeksi dirinya sendiri.

Kami memiliki tips gaya hidup sehat untuk menghindari banjir diantaranya sebagai berikut :

1. Tidak membuang sampah di sungai

Hal yang paling sering dan hingga dikatakan sangat wajar untuk membuang sampah di sungai. Miris! Inilah yang harus kita koreksi.

Penyumbatan air terjadi di sungai karena adanya sampah-sampah berserakan di sungai. Hal ini dapat menimbulkan banjir.

Sampah plastik sebaiknya di olah kembali menjadi barang yang lebih berguna. Jika tidak maka lebih baik dibakar di tempat yang sesuai.

2. Tidak tinggal di daerah pinggir sungai

Hal ini sering terjadi dan mudah kita temui di kota – kota besar terutama jakarta.

Padahal pemerintah sudah menyediakan rumah susun untuk mereka yang tidak di pinggir kali.

Hal ini di upayakan agar saat air naik warga tidak kebanjiran. Rumah susun lebih aman dan layak untuk di tinggali.

3. Mengurangi penggunaan plastik

Plastik ini salah satu benda yang susah untuk di uraikan di tanah. Maka meskipun di tempatkan di dasar manapun plastik akan tetap dan tidak berubah bentuk.

Hal ini menjadikan kita semua untuk lebih-lebih dalam mengurangi penggunaan plastik. Di negara maju lainnya bahkan penggunaan plastik sudah dikurangi.

Itulah beberapa hal yang penting dalam menanggulangi banjir. Apapun yang terjadi kita tak perlu banyak menyalahkan orang lain.

Pasalnya kesadaran dari masing-masing pihak sangat penting dalam mengatasi sebuah masalah.

Selalu berpikir positif dan berbicara dalam kepala dingin akan lebih bermanfaat dalam menyelesaikan masalah. (YM)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close