ArtikelHealthPsychology
Trending

Mengenal Lebih Jauh Gangguan Bipolar Sebelum Terlambat!

Story Highlights
  • bipolar

Kumkel.com – Pernahkah anda mengalami perubahan perasaan secara tiba – tiba?  Misalnya jika anda tiba – tiba merasa marah hingga ingin mencelakai seseorang namun tiba – tiba anda merasa baik – baik saja?

Jika pernah, maka kemungkinan besar anda mengalami gangguan bipolar. Mungkin bipolar ini sudah tidak asing ya untuk kita semua.

gangguan bipolar

Apalagi beberapa artis ternama juga mengalami penyakit ini seperti Marshanda dan Medina Zein yang akhir – akhir ini diketahui mengidap gangguan bipolar.

Apa itu Bipolar?

Apasih sebenarnya bipolar itu? Bipolar merupakan sebuah gangguan mental, dimana seseorang merasa mengalami perubahan emosi yang sangat drastis.

Gejala bipolar ini biasanya akan di tandai dengan seseorang yang merasa dirinya sangat senang dan sangat terpuruk.

Tanda Awal Gangguan Bipolar

Lalu apa saja sih yang menjadi tanda awal Bipolar itu? Gejala bipolar ini cukup mudah bahkan dapat dikatakan beberapa kali sering kita alami. Adapun tanda awal bipolar sebagai berikut :

  1. Mudah berubah dari bahagia yang teramat hingga tiba – tiba sedih
  2. Dari yang mulanya sangat percaya diri hingga berubah pesimis secara tiba – tiba
  3. Yang awalnya memiliki semangat tinggi tiba – tiba menjadi sangat malas untuk melakukan aktivitas

Apakah tanda diatas pernah anda alami?

Perubahan Emosi ini silusnya bisa dalam hitungan bulanan lho!

Bahkan penelitian menyebutkan bahwa gangguan ini bukan hanya menyerang kaum dewasa tapi anak – anak juga dapat mengidapnya.

Gejala Gangguan Bipolar

gangguan bipolar

Bagaimana gejala bipolar itu? Gangguan bipolar ini juga tidak mudah untuk di kenali secara fisik gejalanya.

Berbeda jika kita terkena cacar atau penyakit fisik lainnya. Perlu penanganan yang dalam untuk mendiagnosis seseorang terkena bipolar.

Namun, umumnya gejala seseorang mengalami gangguan bipolar adalah dengan ditandai gejala mania (merasa senang berlebihan) diantaranya :

  1. Merasa senang yang teramat
  2. Jika berbicara terlalu cepat, terlalu sering dan tidak seperti orang normal
  3. Memiliki semangat teramat tinggi
  4. Memiliki rasa percaya diri yang teramat
  5. Sangat mudah terganggu
  6. Tidak memiliki nafsu makan

Bukan hanya poin di atas saja lho! Pasalnya bipolar ini juga bisa di tandai dengan kemunculan ide untuk mengambil keputusan negatif.

Gejala mania akan membuat seseorang berhubungan sex yang tidak sehat, menggunakan narkoba dan hal lainnya hingga merugikan dirinya sendiri bahkan menghabisi orang lain sekalipun.

Gejala lain dari gangguan bipolar adalah gejala depresi. Dimana penderita bipolar akan mengalami beberapa hal seperti berikut :

  1. Mudah putus asa yang teramat sering
  2. Tidak memiliki energi atau lemas
  3. Susah berkonsentrasi
  4. Selalu merasa dirinya kesepian dan tidak berguna
  5. Hilang rasa untuk berkativitas
  6. Pesimis yang teramat
  7. Nafsu maka turun
  8. Sulit untuk tidur
  9. Delusi atau Waham (meyakini sesuatu yang sebenarnya tidak ada faktanya seperti merasa pasangannya selingkuh padahal dirinya tidak memiliki bukti apapun)
  10. Percobaan bunuh diri

Kondisi dimana gejala mania dan gejala depresi secara bersamaan biasa dikenal dengan mixed state.

Hal ini bisa di contohkan dimana seseorang yang sedang bersedih namun dirinya juga merasa bahagia.

Penyebab Gangguan Bipolar

gangguan bipolar

Jika kita melihat penyebab gangguan ini mungkin cukup sering kita alami ya? Namun, beberapa orang tentu belum menyadarinya.

Maka lebih baik anda selalu check – up ke dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan anda.

Hal ini untuk mengupayakan agar penderita mendapat metode paling tepat dalam menangani gangguan ini.

Bipolar ini bukan gangguan yang enteng lho! Karena ini menyangkut mental penderitannya.

Jika, tidak di tangani dengan baik akan membahayakan orang lain. Adapun beberapa penyebab gangguan bipolar diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Keturunan

2. Lingkungan Sosial

3. Fisik

Hal yang disebutkan diatas merupakan pemicu dari gangguan fungsi otak. Pasalnya bipolar di gadang – gadang sebagai dampak dari ketidakstabilan senyawa yang berfungsi untuk menjaga pekerjaan otak manusia.

Lingkungan sosial menjadi sorotan yang paling sering memicu terjadinya gangguan bipolar.

gangguan bipolar

Pasalnya lingkungan sosial yang tidak baik akan memicu tekanan pada diri seseorang. Mungkin saja, akibat perlakuan yang tidak adil yang di alami oleh seseorang.

Dimana orang itu merasa tertekan dalam lingkup sosialnya inilah yang membuatnya depresi.

Apalagi jika terlalu di pendam terlalu lama maka akan membuat pikiran semakin runyam.

Mulai dari sekarang anda harus memilih lingkungan sosial yang baik dimana anda merasa di perlakukan selayaknya manusia.

Ini penting untuk membuat anda merasa di hargai sehingga anda akan merasa bahagia.

Jika anda merasa tidak di hargai, maka segeralah anda meninggalkan lingkungan atau orang tersebut.

Jika tidak, ini akan membuat anda mengalami perubahan perasaan yang cukup drastis. Itulah awal mulanya terjadi gangguan bipolar.

Tak hanya itu, bipolar yang di sebabkan oleh aspek lingkungan sosial bisa juga dari trauma yang di akibatkan oleh percintaan dan kekerasan seksual.

Trauma ini lebih sering di alami oleh perempuan. Implementasi yang di lakukan oleh perempuan kebanyakan menggunakan hati.

Maka saat harapannya tidak sesuai dengan implementasi yang di lakukan akan menimbulkan perubahan emosi yang cukup cepat.

Pengobatan Gangguan Bipolar

Umumnya jika anda sudah di diagnosa terkena bipolar, maka anda akan di tangani oleh dokter untuk terapi atau mengkonsumsi obat khusus.

Pemilihan obat dan terapi ini tentu harus di lakukan dengan sebaik mungkin karena ini menyangkut mental orang.

Namun, jika gangguan tersebut tidak di tangani dengan benar maka penderita akan mengalami beberapa dampak negatif dalam hidupnya. Diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Tidak memiliki semangat kerja dalam belajar ataupun beraktivitas lainnya

2. Mengalami kecanduan terhadap Alkohol  dan NAPZA

3. Hubungan sosial mulai rusak akbibat mood yang fasenya cepat berubah

4. Finansial menurun

5. Percobaan bunuh diri

Jika kita melihat beberapa poin di atas cukup mengenaskan.

Pasalnya orang yang mengalami gangguan bipolar akan mengalami emosi yang tidak dapat di kontrol oleh dirinya. Ini akan mengakibatkan percobaan bunuh diri.

Untuk mengurangi dari gangguan depresi ini biasanya anda akan di anjurkan mengkonsumsi obat Antikonvulsan, Antidepresan, Antipsikotik dan Moodstabilizer. Obat  – obatan tersebut harus sesuai dengan resep dokter.

Selain obat, anda juga umumnya di anjurkan untuk melakukan metode Psikoterapi. Metode yang digunakan seperti :

1. Psychoeducation

Dimana dokter akan memberikan edukasi mengenai bipola. Hal ini akan membuat penderitanya memahami gejala, menanggulangi dan menghindari bipolar itu muncul  dengan sendirinya.

2. Cognitive behavioral rtherapy

Dimana dokter akan perlahan membantu pasien dalam memahami hal yang menjadi pemicu bipolar itu muncul. Sehingga hal tersebut dapat di olah menjadi dampak yang lebih baik (positif).

 3. Interpersonal and social rhythm therapy

Metode ini merupakan metode yang menstabilkan ritme penderita dalam melakukan aktivitasnya sehari – hari agar lebih teratur sehingga akan mengurangi gangguan bipolar.

Itulah beberapa hal mengenai gangguan bipolar. Sebenarnya bipolar ini pemicunya hanya diri kita sendiri yang merasakan dan kita juga yang mampu mengendalikan.

Meskipun harus ada campur tangan dokter untuk mengatasinya. (YM)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close