fbpx
Travel

Berkunjung ke Desa Ninja di Jepang

Naruto, ninja berbaju oranye yang pernah Anda baca atau tonton memang merupakan karakter fiksi rekaan Masashi Kishimoto. Namun, sejarah dan budaya yang dipinjam untuk membuat karakter ninja tersebut nyata adanya. Ninja atau shinobi, merupakan sebutan untuk para petarung dari Prefektur Shiga, Jepang, yang terkenal dengan gaya bertarung khasnya sejak abad ke-11.

Dari abad 15 hingga 16, ninja sering dijadikan sebagai tentara bayaran oleh daerah-daerah yang sedang bertikai. Tugas mereka beragam, mulai dari spionase, memata-matai raja suatu daerah, atau menjaga kastil. Karena tugas ninja banyak berkutat mengenai hal-hal yang bersifat rahasia, penampilan ninja sering diidentikkan dengan jubah hitam lengkap dengan penutup wajah, hingga senjata-senjata rahasia yang mematikan, seperti shuriken dan kunai.

Di era modern, ninja mulai diromantisir melalui berbagai macam produk budaya populer. Naruto salah satunya. Di dalam serial Naruto, ninja ditampilkan memiliki kekuatan magis untuk mengendalikan elemen-elemen alam seperti tanah, air, dan api. Hal tersebut jelas merupakan rekaan yang digunakan semata-mata untuk hiburan. Tapi di Prefektur Shiga – lokasi bersejarah di mana kultur ninja berkembang, Anda masih bisa menemukan sisa-sisa peninggalan mereka.

Desa Ninja Koka, atau Koka no Sato Ninjutsumura berlokasi di pedesaan daerah Kota Koka, Prefektur Shiga, Jepang. Koka atau Koga, terletak dalam dan cukup rahasia di antara lanskap pegunungan dan hutan di distrik Kokacho, menjadikan tempat tersebut sesuai untuk mereka yang ingin melatih kemampuan ninja-nya.

Tidak hanya suasana Desa Ninja Koka masih terjaga keasriannya, Anda juga bisa melihat peninggalan rumah tradisional bekas ninja penghuni desa yang masih berdiri tegap. Rumah tersebut tersembunyi di dalam hutan. Di rumah tersebut, staf akan mendemonstrasikan beragam jebakan dan ruangan-ruangan rahasia yang banyak tersedia di rumah-rumah ninja.

Ninjutsu Yashiki, atau Rumah Ninja ini telah berusia 300 tahun. Dari luar, rumah tersebut memang terlihat seperti rumah-rumah pada umumnya. Di dalam rumah tersebut dilengkapi dengan berbagai macam jebakan dan peralatan yang didesain untuk mencegah penyusup dan juga menyediakan rute melarikan diri jika diperlukan. Anda juga diperbolehkan untuk berkeliling di dalam rumah untuk menemukan sendiri jebakan dan pintu-pintu rahasia tersebut.

Selain jebakan dan pintu rahasia, Desa Ninja Koka juga menampilkan pertunjukan teknik-teknik pertarungan yang biasa digunakan ninja. Hal itu termasuk dalam penggunaan berbagai macam senjata dan peralatan.

Salah satu fitur menarik di Desa Ninja Koka adalah lapangan lempar shuriken, senjata rahasia ninja berbentuk bintang, dan berbagai macam tema rintangan yang biasa digunakan ninja untuk melatih kemampuan mereka.

Salah satu rintangannya berbentuk kolam di mana peserta harus berhasil menyeberangi kolam tersebut menggunakan mizugumo, sendal khusus berbentuk pelampung yang biasa digunakan ninja di masa lalu.

Jika Anda berhasil menyelesaikan semua rintangan yang digunakan ninja-ninja tersebut, Anda juga bisa mendapatkan sertifikasi sebagai ninja. Ada juga museum di desa yang menampilkan peralatan-peralatan tradisional beserta petunjuk dan informasinya.

Banyak cara untuk mencapai Desa Ninja Koka. Salah satunya melalui Tokyo, Anda bisa menggunakan jalur JR Tokaido Shinkansen dengan kereta langsung Hikari dari Tokyo ke Stasiun Maibara. Lalu ambil dari jalur Tokaido menuju ke Stasiun Kusatsu, lalu dari Stasiun Kusatsu menuju Koka. Perjalan tersebut kira-kira menghabiskan waktu empat jam.

Jika Anda dari Kyoto, jalurnya sama dengan Tokyo namun lebih pendek; Anda hanya perlu menuju Stasiun Kusatsu dan langsung ke Koka. Dari Kyoto, perjalanan hanya menempuh waktu kira-kira satu jam. Jika Anda dari Osaka, perjalanan menuju Koka sedikit lebih panjang dibanding Kyoto. Langsung ambil jalur Tokaido menuju Stasiun Kusatsu, lalu teruskan ke Koka melalui jalur Kusatsu. Jarak tempuh yang akan Anda lalui membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam hingga sampai pada tujuan.

Untuk mencapai Desa Ninja Koka dari Stasiun Koka, Anda bisa berjalan kurang lebih 30 menit. Jika Anda ingin mencari alternatif lain, Anda bisa menggunakan bis shuttle yang berangkat dari bagian utara stasiun. Anda juga bisa menggunakan taksi. Karena jarak antar objek wisata variatif, beberapa turis biasa menyewa mobil agar tidak kesulitan. (fa)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close