Artikel

Yuk, Simak Artikel Tentang Guru yang Banyak Dicari

Menjalani profesi sebagai seorang guru bukanlah perkara mudah. Pasalnya, seorang guru harus mampu memberikan contoh yang baik kepada seluruh peserta didiknya. Salah satu cara yang ditempuh untuk mengasah kemampuan seorang guru yaitu membaca artikel tentang guru. Artikel tersebut biasanya berguna untuk edukasi dan memberikan inspirasi dalam menjalani profesi sebagai guru.

Artikel tentang guru yang banyak dicari yaitu tentang guru teladan. Hal tersebut dikarenakan, setiap guru tentunya ingin memberikan performa yang terbaik untuk kebaikan peserta didiknya dan dalam menjalai profesinya. Simaklah contoh artikel mengenai bagaimana menjadi guru teladan berikut ini yang dapat memberikan inspirasi:

8 Cara yang Bisa Ditempuh Untuk Menjadi Guru Teladan

Guru merupakan profesi yang mulia karena memiliki tugas untuk mendidik dan mengajari peserta didik agar selalu berproses dalam belajar. Tidak hanya memberikan ilmu, seorang guru juga diwajibkan untuk memberikan keteladanan yang bisa dicontoh peserta didiknya. Oleh karena itu, penting bagi seorang guru memahami bagaimana cara untuk menjadi guru yang teladan.

Menjadi guru teladan juga berguna untuk melahirkan generasi penerus bangsa yang bermoral dan beretika. Untuk menjadi guru yang teladan harus melewati banyak proses. Salah satu prosesnya yaitu memahami apa yang bisa dilakukan untuk menjadi guru yang teladan. Berikut ini adalah 8 cara yang bisa dilakukan agar menjadi guru yang teladan:

1. Persiapkan Mental

Mental perlu disiapkan bahkan sebelum proses belajar mengajar dilakukan. Pasalnya, jika tidak memiliki mental yang siap, sebagus apa pun materi yang akan disampaikan, hasilnya akan sia-sia. Cobalah untuk bersikap selalu percaya diri saat mengajar di depan kelas agar materi dapat tersampaikan dan terserap dengan baik.

2. Hindari Cara Penyampaian Materi yang Monoton

Kadangkala, di kelas sering ditemui peserta didik yang mengantuk ataupun tidak bersemangat di kelas. Tentunya hal tersebut dapat menguji keprofesionalan seorang guru. Namun, jangan marah dahulu, cobalah lakukan koreksi terhadap diri sendiri mengapa peserta didik tampak tak bersemangat dan mengantuk. Bisa jadi, masalahnya ada pada cara penyampaian yang terlalu monoton.

3. Posisikan Diri sebagai Orang Tua

Memang benar jika guru merupakan orang tua anak di sekolah. Pasalnya, guru memiliki tanggung jawab untuk mendidik peserta didik selama berada di sekolah. Setiap guru harus siap menghadapi kenakalan maupun kemanjaan yang ditunjukan oleh peserta didik. Namun, cobalah mengatasi beragam masalah tersebut seperti menghadapi anak kandung sendiri.

4. Hindari Sifat Destruktif

Wajar apabila peserta didik menunjukkan sifat yang nakal ataupun manja. Namun, seorang guru harus mampu mengatasinya tanpa memberikan komentar yang negatif. Seorang guru harus tahu apa yang menyebabkan peserta didiknya melakukan hal tersebut. Kemudian, nasihatilah dengan menggunakan kata-kata yang positif agar menjadi pribadi yang lebih baik.

5. Buatlah Peraturan yang Jelas

Peraturan yang berlaku di lingkungan sekolah perlu dibuat untuk memupuk sifat disiplin. Namun, usahakan peraturan tersebut dibuat berdasarkan kesepakatan antara guru dan peserta didik agar mengindari kesalahpahaman. Berikanlah sanksi yang sesuai bagi peserta didik yang melanggar peraturan.

6. Nomor Satukan Keadilan

Peserta didik memililiki kemampuan, latar belakang, dan sifat yang berbeda-beda. Biasanya, guru memiliki kencenderungan untuk menyamaratakan seluruh peserta didik. Padahal, tindakan tersebut bisa jadi kurang adil dan cenderung diskriminatif. Apalagi jika memberikan nilai lebih pada peserta didik yang lebih disukai, hal tersebut tentunya harus dihindari.

7. Miliki Manajemen Waktu yang Baik

Salah satu hal yang dapat dicontoh seorang guru teladan yaitu memiliki manajemen waktu yang baik. Misalnya, selalu hadir di kelas dengan tepat waktu tanpa mengecewakan peserta didiknya. Dengan begitu, peserta didik akan respect terhadap gurunya dan lebih bersemangat saat proses belajar.

8. Lakukan Komunikasi yang Efektif

Komunikasi yang efektif yaitu komunikasi yang terjadi dari dua arah. Hindari berkomunikasi hanya satu arah yang dapat menimbulkan kebosanan pada peserta didik. Misalnya, cobalah melakukan tanya jawab ketika dalam proses belajar mengajar atau memberikan kesempatan peserta didik untuk melakukan presentasi.

Delapan cara tersebut tentunya dapat dilakukan bagi setiap guru yang ingin berproses menjadi guru teladan. Cobalah cara tersebut pelan-pelan dan konsisten. Pasalnya, menjadi guru teladan memang membutuhkan proses dan tidak akan terjadi dengan instan.

Itulah contoh artikel yang membahas tentang guru, yaitu menjelaskan cara yang dapat ditempuh agar menjadi guru teladan. Artikel tentang guru tersebut tentunya berguna khususnya bagi guru yang ingin meningkatkan kemampuannya untuk menjadi guru teladan. Semoga dengan adanya artikel tersebut, dapat mencetak lebih banyak guru teladan yang ada di Indonesia. (BA)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close